√10 Pakaian Adat Sumatera Utara yang Harus Dikenalkan Untuk Kalian

√10 Pakaian Adat Sumatera Utara yang Harus Dikenalkan Untuk Kalian

Pakaian Adat Sumatera Utara – Kembali ke artikel dari hownesia mengungkit keindahan di Indonesia. Arikel kali ini kita akan membahas sebuah keindahan dari pulau Sumatera, tepatnya di Sumatera Utara setelah kemarin membahas rumah adat, alat musik dan kini kita akan membahas pakaian adatnya.

Jika berbicara mengenai kesenian dan kebudayaan tidak jauh pula kita membahas mengenai suku-suku di daerah tersebut, sebab keragaman kebudayaan itu ada karena suku-suku yang berbeda-beda. Betul nggak?

Di Sumatera Utara sendiri terdiri dari berbagai macam suku antara lain Suku Batak Toba, Suku Melayu, Suku Simalungan, Suku Karo, Suku Nias, Suku Mandailing, dan lain sebagainya.

Dari masing-masing suku memiliki perbedaan dalam gaya berpakaian. Yuk langsung saja berikut ini perbedaan pakaian adat dari suku-suku Sumatera Utara.

Pakaian Adat Sumatera Utara

Pakaian Adat Sumatera Utara
www.73photoworks.com

1. Pakaian Adat Suku Batak Toba

Pakaian Adat Batak Toba Sumatera Utara
www.pariwisatasumut.net

Pakaian Adat Sumatera Utara – Sesuai dengan namanya yaitu Suku Batak Toba, suku ini berada di daerah sekitar Danau Toba meliputi Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Samosir, Kabupaten Tapanuli Utara, sebagian Kabupaten Dairi, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga dan sekitarnya.

Pakaian adat yang menjadi ciri khas dari suku ini terdapat pada kainnya.

Kain yang digunakan pada pakaian adat Suku Batak Toba ini yaitu kain tenun yang biasa disebut kain ulos. Selain digunakan sebagai bahan pakaian adat, kain ulos juga sering sekali dijadikan ciri khas suku batak, kain ulos sudah menjadi identitas.

Ada lagi fungsi dari kain ulos untuk pakaian laki-laki yaitu hande-hande untuk bagian atas dan singkot bagian bawahnya. Sedangkan untuk bagian kepala disebut bulang-bulang, tali-tali atau detat.

Oh iya pakaian adat suku batak ini selain untuk upacara adat dipakai untuk aktivitas sehari-hari juga.

Kain ulos tersebut ditenun secara manual dan disematkan motif menarik berupa benang emas atau perak, sehingga kilauan kain ini akan menambah menarik bagi yang mengenakannya.

Jenis-jenis kain ulos sendiri beragam jenisnya dengan corak dan motif yang menarik, antara lain

  • Kain ulos bolean
Kain Ulos Bulean - Sumatera Utara
Kain Ulos Bulean
  • Kain ulos mangiring
Kain Ulos Mangiring Sumatera Utara
Kain Ulos Mangiring
  • Kain ulos pinan lobi-labu
Kain ulos pinan lobu-lobu
Kain ulos pinan lobu-lobu
  • Kain ulos antakantak
Kain ulos antakantak
Kain ulos antakantak
  • Kain ulos bintang maratur
Kain ulos bintang maratur - Sumatera Utara
Kain ulos bintang maratur
  • Kain ulos pinuncaan
Kain Ulos Pinuncaan - Sumatera Utara
Kain Ulos Pinuncaan

Dari masing-masing kain ulos tersebut mempunyai filosofi yang berbeda. Pada umumnya kain ulos ukia ragihotang, sadum, jugjaragidup dan runjat digunakan sebagai selendang ketika upacara adat Suku Batak.

2. Pakaian Adat Suku Nias

Pakaian Adat Suku Nias - Sumatera Utara
bajutradisionals.com

Suku Nias adalah suku yang terletak di barat pulau Sumatera. Pakaian adat dari Suku Nias juga berbeda dengan Suku Batak, dikarenakan letaknya yang terpisah.

Kalau suku batak ciri khasnya pada kain yang digunakan, Sedangkan Suku Nias corak warna pakaiannya yang menjadikan ciri khas pada pakaiannya.

Pakaian adat Nias memiliki warna dengan dominan kuning dan emas, masih ada lagi ciri khas dari pakaian adat ini, masing-masing pakaian adat laki-laki dan perempuan berbeda ciri khasnya, ini dia penjelasanya.


Pakaian Adat Nias (Laki-Laki)

Untuk pakaian adat laki-laki nias dinamai dengan baro oholu. Baro oholu dilengkapi juga dengan atasan yang disebut baru. Baru sendiri terbuat dari kayu dan berbentuk semacam rompi. Akan tetapi rompi kali ini tidak memiliki kancing dan berwarna hitam dan coklat saja.

Rompi berwarna coklat dan hitam dipadu padankan dengan pakaian ornamen warna kuning, hitam, dan merah membuat siapapun yang mengenakan sangatlah menarik.

Pakaian adat Nias untuk laki-laki ini juga dilengakapi aksesoris semacam kalung kuningan yang disebut kalabubu.

Pakaian Adat Nias (Perempuan)


Pakaian adat Nias untuk perempuan memiliki nama Oroba Si Oli. Pakaian adat ini terdiri dari selembar kain yang terbuat dari kulit kayu atau blacu hitam.

Aksesoris yang digunakan untuk melengkapi pakaian tersebut yakni gelang yang terbuat dari kuningan dengan berat 100 kilogram, gelang ini dinamai aja kola.

Selain itu, ada lagi aksesoris yang dikenakan yaitu anting logam besar yang dikenal dengan delinga. Kemudian rambut perempuan Nias disanggul tanpa disasak terlebih dahulu dan dikenakan mahkota.

3 Pakaian Adat Suku Mandailing

Pakaian Adat Suku Mandailing - Sumatera Utara
www.hitabatak.com

Suku Mandailing adalah salah satu suku di Pulau Sumatera tepatnya di daerah Tapanuli Selatan,Mandailing dan Padang Lawas. Nah, kalau pakaian adat ini mirip dengan pakaian adat Suku Batak Toba yaitu memakai kain ulos.

Ciri khas dari pakaian adat Suku Mandailing ini selain aksesoris yang menarik, pakaian didominasi warna merah dengan sentuhan keemasan yang tampak elegan dan bergaya etnis.

Perbedaannya kalau kain ulosnya suku batak biasa tanpa aksesoris, sedangkan untuk Suku Mandailing memakai aksesoris untuk mempercantik lagi.

Pakaian Adat Mandailing (Laki-Laki)


Pakaian adat Suku Mandailing untuk laki-laki di zaman dahulu sering digunakan oleh raja-raja Mandailing, untuk bagian penutup kepalanya yang disebut  ampu-ampu. Pakaian ini diberi nama baju godang dengan setelan jasnya. Selain itu, Pakaian ini juga dilengkapi dengan ikat pinggang yang berwarna keemasan dan diselipi dua pisau kecil yang disebut bobat. Tidak ketinggalan juga kain songket Tapanuli dan gelas polos keemasan yang dipakai di lengan atas.

Pakaian Adat Mandailing (Perempuan)


Pakaian adat Mandailing untuk perempuan juga dipakaikan penutup kepala yang disebut dengan bulang. Bajunya sendiri diberi nama baju kurung dengan bawahan kain songket. Aksesoris pelengkapnya terdiri dari dua pisau kecil keemasan, gelang berwarna emas, kalung berwarna hitam dengan ornamen keemasan yang menutupi dada.

4. Pakaian Adat Suku Simalungun

Pakaian Adat Batak Simalungan - Sumatera Utara

Yah berlanjut ke pakaian adat Suku Simalungan yang muncul dari daerah kabupaten Simalungan. Pakaian adat ini sama halnya dengan pakaian adat Suku Batak Toba yang simple dan sederhana dengan kain ulosnya.

Akan tetapi perbedaan dari pakaian adat ini yaitu memiliki keragaman warna dibandingkan dengan batak toba yang didominasi warna merah dan juga kain ulos simalungan dibuat dari kain hiou.

5. Pakaian Adat Suku Papak

Pakaian Adat Suku Pakpak- Sumatera Utara

Pakaian adat Suku Papak ini berkembang di daerah Pakpak Barat dan Dairi. Pakaian ini memakai jenis kain oles dan dikenakan berbagai macam aksesoris seperti bulang-bulang(penutup kepala), borgot, rante abak, ucang, tongket dan lain-lain.

Pakaian Adat Pakpak (Laki-Laki)


Pakaian adat pakpak yang dikenakan laki-laki dikenal dengan baju merapi-api yakni terbuat dari kain beludru. Gaya pakaian ini seperti  baju model melayu yaitu pada bagian kerah lher dihiasi manik-manik (api-api) dan pada ujungnya berwarna putih

Pakaian Adat Pakpak (Perempuan)


Sedangkan untuk Pakaian adat perempuan sama seperti model melayu juga, tetapi dengan bentuk leher kerahnya segitiga dan dihiasi manik-manik. Secara detailnya pada bagian leher juga terdapat manik-manik pada baghian atas lengan yang membentuk gambar seperti kepala kerbau.

6. Pakaian Adat Suku Melayu

Pakaian Adat Suku Melayu - Sumatera Utara
www.bajutradisionals.com

Suku melayu di Sumatera Utara bertempat tinggal di area Kota Tebing Tinggi, Langkat, Batu Bara,Medan, Binjai, Deli Serdang dan Bedagai. Pakaian ini diberi nama baju kurung dengan kain yang digunakan adalah kain songket yang kemudian dililitkan ke pinggang.

Pakaian Adat Melayu (Laki-Laki)


Baju karung yang dikenakan oleh  laki-laki dilengkapai dengan penutup kepala yang disebut tengkulak, yang berbahan dasar kain songket. Tengkolak sendiri memiliki simbol kebesaran dan kegagahan bagi seorang laki-laki di Suku Melayu.

Pakaian Adat Melayu (Perempuan)


Baju kurung yang dipakai perempuan terbuat dari kain sura atau brukat yang disematkan peniti emas. Dilengkapi pula kalung dengan corak rantai serati, mentimun, sekar sukun, tanggang dan lain – lain. Selain itu ada juga hiasan seperti hiasan rantai, lengas atau kilat bahu dan sidat sebagai simbol keteguhan hati.

7. Pakaian Adat Suku Karo

Pakaian Adat Suku Karo - Sumatera Utara
www.bajutradisionals.com

Pakaian adat Sumatera Utara yang satu ini sama halnya dengan pakaian adat yang lainnya . Kain yang digunakan untuk pakaian adat Suku Karo terbuat dari pintalan kapas atau bisa disebut uis gara. Uis gara berwarna merah karena dibuat menggunakan benang merah.

Kain tersebut juga digunakan untuk mereka menutupi seluruh tubuhnya saat beraktivitas sehari-hari. Perpaduan warna lain untuk uis gara ini berwarna hitam ataupun putih. Perpaduan lain juga dari uis gara yaitu menggunakan benang berwarna seperti keemasan dan perak.

Perpaduan tersebut menjadikan pakaian adat Suku Karo terlihat elegan dengan moitf cantik dan perpaduan warna yang khas.

8. Pakaian Adat Suku Angkola

Pakaian Adat Suku Angkola - Batak Sumatera Utara
www.planetbatak.blogspot.com

Suku Angkola adalah suku yang berada di daerah Tapanuli Selatan, Angkola sendiri diambil dari nama sungai/batang besar di daerah tersebut yaitu Batang Angkola.

Seperti pakaian adat yang lainnya pakaian adat Suku Angkola juga didominasi dengan kain ulos sebgai bahan dasar yang wajib. Selain itu pakaian ini juga sama dengan pakaian adat suku Mandailing hanya saja baju ini memiliki setelan baju yang didominasi oleh warna hitam. Aksesoris pakaian adat Angkola juga berwarna keemasan

9. Pakaian Adat Suku Samosir

Pakaian adat Suku Samosir - Sumatera Utara
www.bajutradisionals.com

Suku Batak Samosir dan Suku Batak Toba dulunya menjadi satu kesatuan, namun sejak pembagian distrik HKBP wilayah suku Batak Toba dan Batak Samosir dinyatakan berbeda. Suku Batak Samosir sendiri berada pada di Pulau Samosir.

Sebab dulu pernah bersatu pakaian adatnya hampir sama dengan pakaian adat Suku Batak Toba, namun warna pakaian adat ini cenderung lebih terang.

10. Pakaian Adat Suku Sibolga

Pakaian Batak Sibolga - Sumatera Utara
www.batak-people.blogspot.com

Suku Sibolga adalah nama lain dari Suku Batak Pasisi. Berawal dari Suku Batak Toba juga, namun kini suku tersebut menetap di Silbolga dan Tapanuli Tengah.

Kemudian Suku Sibolga mendapat pengaruh kebudayaan dari Minangkabau dan Melayu, karena itulah pakaian adat Suku Sibolga hampir mirip dengan pakaian Suku Melayu.

Dapat disimpulkan bahwa Suku Pasisi adalah Suku Batak yang berbahasa Melayu


Itu dia, pakaian adat dari Sumatera Utara yang banyak terkenal di Indonesia dan juga manca negara. Kelebihan, keunikan, dan ciri khas di setiap daerah perlu kita apresiasi kan dan juga patut kita banggakan. Semoga artikel ini bisa membuat bangga akan adanya Indonesia.

Nurul potret

Si Penulis adalah seorang perempuan yang suka travelling dan ingin mengililingi indahnya keragaman kebudayaan dan kesenian di Indonesia

Yakin nggak mau komen nih

Close Menu