√ Penjelasan Struktur Bunga Lengkap (Pengertian, Jenis, dan Fungsi Bunga)

Struktur Bunga- Bunga pasti semuanya sudah pada tau apa itu bunga? setiap hari kita pasti melihat bunga di sekitar lingkungan kita. Tetapi sering kita salah menanggapai tentang bunga, yang ternyata bunga itu adalah alat perkembangbiakan pada tumbuhan Angiospermae.

Bunga disebut alat perkembangbiakan karena didalam bunga terdapat alat untuk bereproduksi, seperti putik, kandung lembaga dan benang sari, itu semua melakukan tahap reproduksi.

Bunga juga disebut sebagai batang (pucuk) yang termodifikasi, struktur bunga merupakan modifikasi dari daun, dan bunga hanya muncul pada saat-saat tertentu.

Struktur bunga adalah bagian-bagian yang ada dalambunga, mari kita pelajari tentang struktur bunga.

Struktur Bunga

Struktur Bunga terdiri dari mahkota bunga, akar bunga, kelopak bunga, dan lain-lain.
slideshare.com

Bunga merupakan bagian dari struktur tumbuhan, dan bunga sendiri juga memiliki struktur dan fungsi sendiri, struktur bunga adalah sebagai berikut :

Struktur Bunga ⇒ Tangkai Bunga

Struktur bunga yang pertama yaitu tangkai bunga. Tangkai bunga merupakan struktur bunga yang paling bawah. Tangkai ini memiliki fungsi jadi penopang sekaligus penghubung antara tangkai dengan ranting phonnya.

Struktur Bunga ⇒ Dasar Bunga

Dasar bunga merupakan struktur bunga yang berada pada bagian bawah setelah tangkai bunga. Dasar bunga memiliki fungsi sebagai tempat melekat nya mahkota bunga.

Struktur Bunga ⇒ Kelopak Bunga

Kelopak Bunga (calyx) merupakan bagian terluar dari struktur bunga yang menjadi selimut bagi mahkota saat bunga masih kuncup. Kelopak bunga memiliki fungsi meilndungi mahkota saat kuncup sampai akhirnya nanti akan terbuka saat mahkota bunga mekar.

Struktur Bunga ⇒ Mahkota Bunga

Mahkota Bunga (corrola) merupakan bagian dari struktur bunga yang bisa dibilang paling indah. Bagiaan yang terindah dengan warnanya yang berwarna-warni membuatnya sebagai sebutan perhiasan bunga.

Karena keindahan yang dimiliki mahkota bunga ini serangga-serangga berdatangan dan membantu dalam proses penyerbukan.

Mahkota bunga terletak diatas kelopak bunga, di bagian lembaran kelopaknya disebut dengan daun mahkota. Namun ada juga bunga yang tidak berkelopan (asepalus) atau juga tidak bermahkota (apetalus).

Selain itu ada juga bunga yang kelopak dan mahkotanya tidak bisa dibedakan lagi, baik dari bentuk maupun warnanya, bunga seperti ini disebut dengan tenda bunga.

Struktur Bunga ⇒ Benang Sari

Struktur bunga berikunya yaitu benang sari yang terletak diantara mahkota bunga (ditengah mahkota bunga). Benang sari memiliki beberapa bagian antara lain :

  • tangkai sari (filamen) : Bagian dari benang sari yang membuat posisi kepala sari berada cukup tinggi dari bunga untuk membantu proses penyerbukan bunga
  • kepala sari(anthera) : bagian paling ujung dari tangkai sari dengan ruang-ruang untuk dapat menampung serbuk sari.
  • serbuk sari (polen) : bagian benang sari yang terdiri dari sel-sel kelamin jantan yang digunakan saat proses penyerbukan.

Serbuk sari inilah yang selama ini menghasilkan gamet jantan pada tumbuhan.

Struktur Bunga ⇒ Putik

Putik merupakan bagian struktut bunga yang menjadi pusat bunga atau inti bunga. Puitk memiliki lembaran penyusun yang disebut karpel. IKarpel memiliki jumlah satu dan ada juga lebih dari satu. Didalam karpel ini terdapat ovarium yang bisa menyimpan sel telur.

Pada bagian atas ovarium terdapat tangkai putik (stilus) yang berfungsi sebagai pendukung kepala putik (stigma). Tangkai putik berbentuk saluran sempit yang memiliki fungsi sebagai tempat lewatnya serbuk sari pada saat terjadi proses penyerbukan.

Organ reproduksi yang lengkap ini tidak selamanya selalu ada pada setiap bunga. Ada bunga yang hanya memiliki benang sari saja yang disebut bunga jantan, ada juga bunga yang hanya memiliki putik saja yang disebut bunga betina. Sedangkan bunga yang memiliki kedua-keduanya memiliki benang sari dan putik disebut hemafrodit.

Struktur Bunga ⇒ Bakal Buah (Ovarium)

Bakal buah atau ovarium adalah sebagai tempat terjadinya sebuah pembuahan, dimana terjadi anatara gamet jantan dengan gamet betina, sehingga terbentuknya sebuah bakal buah.

Struktur Bunga ⇒ Bakal Biji (Ovulum)

Bakal biji atau ovulum adalah struktur bunga yang terakhir pada bunga, memiliki fungsi sebagai tempat terjadina

Struktur Bunga Sepatu

Bunga sepatu memiliki struktur bunga seperti bunga pada umumnya. Beikut adalah bagian-bagian dari bunga sepatu besert

Kelengkapan Penyusun Bunga

Bunga memiliki proses tumbuh dengan cara berkembangbiak. Bedasarkan alat perkembangbiakan yang dimilki bunga, pembagian bunga terbagi menjadi :

Bunga Lengkap

contoh bunga lengkap pada struktur bunga
lulusujiansnmptn.blogspot.com

Bunga lengkap adalah bunga yang memiliki alat perkembangbiakan dan perhiasan bunga yang lengkap.

  • Perhiasan bunga pada bunga lengkap : kelopak bunga dan mahkota bunga
  • Alat perkembangbiak pada bunga lengkap : putik sebagai alat pembiak betina sebagai ovum dan benang sari sebagai alat pembiak jantan yang menghasilkan gamet.

Bunga Tidak Lengkap

Contoh Bunga Tidak Lengkap
bimbelbrilian.com

Bunga tidak lengkap disebut bunga tidak lengkap sebab, bunga ini tidak memiliki slah satu antara alat pembiak atau perhiasan bunga. Hal ini dibedakan menjadi dua, yaitu bunga telanjang sebagai sebutan bagi bunga yang tidak memiliki perhiasan bunga dan bunga mandul bagi bunga yang tidak memiliki alat perkembangbiakan.

Fungsi Bunga

strukur bunga pada bunga mawar
merdeka.com

Fungsi Utama  Bunga

Bunga memiliki fungsi yang beragam, namun fungsi utama bunga adalah sebagai alat perkembangbiakan generatife. Perkembangan generatife adalah perkembangbiakan yang didahului pembuahan pada tumbuan yang berbunga, pembuahan yang terjadi tersebut terjadi dengan didahului penyerbukan. Penyerbukan terjadi ketika serbuk jatuh ke kepala putik.

Fungsi Dasar Bunga

fungsi dasar bunga terdiri dari 3 fungsi dasar yaitu sebagai berikut :

  1. Fungsi bunga sebagai penyedia platform untuk sistem reproduksi seksual dari sebua tanaman, andresium-jantan dan ginesium-betina, selain itu bunga yang memiliki satu rumah atau dua rumah dalam pembentukan sari bunga dan ovula yang diproduksi dengan melalui proses meoisis.
  2. Fungsi bunga yang menyediakan mekanisme untuk bisa menarik penyerbukan,  memfasilitasi penyerbukan atau kelopok bunga yang memiliki satu rumah dan juga bunga yang memiliki dua rumah. Selain itu, bunga juga berfungsi akan sebagai atrakan visual untuk membantu penyerbukan pada burung, serangga dan binatang lainnya. Hal tersebut terkadang ada kaitannya dengan aroma atau bau seperti nektar yang dihasilkan dan menjadi umpan untuk bisa menarik serangga yang akan mentransfer serbuk sari di antara bunga-bunga, selain itu memfasilitasi penyerbukan baik penyerbukan silang atau penyerbukan yang dilakukan sendiri.
  3. Fungsi bunga sebagai tempat penyedia ovula agar bisa dibuahi dan berkembang serta didistribusikan sebagai buah dan biji bunga yang memiliki satu rumah atau berumah tua.

Struktur Bunga Mawar

Strukur Bunga pada Bunga Mawar
Pixabay.com

Bunga mawar adalah bunga yang memiliki banyak sekali spesiesnya di dunia ini. Di alam liar sendiri terdapat sekitar 100-150 spesies mawar yang tumbuh.

Pada dunis botani, bunga mawar ini telah berkembang spesiesnya melaui perkawinan silang atau rekayasa genetika hingga menjadi ribuan.

Meskipun seperti itu, bagian-bagian mawar dari setiap spesies pada umumnya sama yang terdiri atas mahkota bunga, kelopak, batang, duri, daun dan akar.

Fungsinya juga sama seperti bunga pada umumnya. Adapun bagian-bagian pada bunga mawar atau struktur bunga mawar bisa dijelaskan sebagai berikut.

Mahkota Bunga Mawar

Mahkota bunga mawar, dalam bahasa Inggris disebut juga dengan Corolla. Mahkota bunga mawar memiliki warna yang cerah yang berfungsi sebagai pemikar hean (serangga) untuk membantu penyerbukan.

Fungsi ini terjadi pada bunga liar naumn tidak dengan bunga mawar hibrida (mawar yang telah diperbanyak melalui proses kawin silang atas campur tangan manusia) yaitu disebut dengan mawar modern.

Kelopak Bunga Mawar

Kelopak bunga mawar atau disebut dengan calyx merupakan modifikasi dari daun yang terletak pada lingkaran bunga luar sebagai perhiasan bunga. Lembaran kelopak bunga disebut dengan nama sepal.

Fungsi kelopak bunga mawar tersebut yaitu untuk melindungi mahkota bunga ketika bunga masih kuncup (belum mekar), dan seiring mekarnya bunga, kelopaknya pun ikut membuka.

Batang (Tangkai) Bunga Mawar

Batang pada bunga mawar yaitu sebagai pendukung bagian dirinya yang berada di atas tanah seperti tempat melataknya daun, duri dan bunga. Fungsi batang bunga mawar sebagai jalan pengangkut air, mineral dan zat makanan.

Duri Bunga Mawar

Duri bunga mawar mempunyai fungsi yang berbeda-beda sesuia dengan spesiesnya. Pada bunga mawar liar yang telah merambat, duri berfungsi sebagai pengait atau pegangan sewaktu memanjat tumbuhan atau apa pun yang ada disekitarnya untuk dipanjat.

Duri pada mawar berfungsi juga sebagai bentuk pertahanan dari pemangsa yang senang memakan bunga mawar tersebut.

Sedangkan untuk fungsi duri pada bunga mawar yang dikembangkan manusia pada green house atau lain-lain yaitu sebagai orgen aksesoris karena biasanya hewan pemangsa tanaman tidak dapat masuk ke dalam green house.

Daun Bunga Mawar

Daun pada bunga mawar berfungsi sebagai tempat untuk melakukan fotosintesis atau pengolahan zat-zat makanan yang dibantu oleh cahaya matahari. Oleh karena itu, tanaman bunga harus ditempatkan di tempa yang terkena sinar matahari agar dapat tumbnuh dengan baik.

Akar Bunga Mawar

Akar adalah bagian pada bunga mawar yang tumbuh menuju pusat bumi di dalam tanah. Fungsi akar bunga mawar yaitu sebagai penompang atau fondasi dari dalam tanah untuk kemudian diangkut melalui batangnya menuju daun dan bunga.

Struktur Bunga Melati

Struktur Bunga Melati
pixabay.com

Mahkota Bunga Melati

Bunga melati adalah bunga yang awal mulanya membentuk seperti teompet. Umumnnya berwarna merah tua sebelum mekar, tetapi tidak menutup kemungkinan berwarna lain, tergantung dari jenis dan spesiesnya.

Daun Bunga Melati

Daun pada bunga melati berbentuk oval. Panjang daunnya sekitar 2-10 cm dan lebarnya 1,5-6 cm. Namun, itu semua tergantung dari jenisnya.

Adapun bagian-bagian tepi daunnya berbentuk setengah lingkaran. Yang unik pada daun melati ini adalah permukaan daunnya yeang terlihat cerah mengkilap seperti kaca.

Batang Bunga Melati

Batang bunga melati merupakan jenis batang berasal dari semak-semak dengan memiliki tinggi kurang dari 5 cm. Batang pada tanaman ini memiliki warna coklat dan berbrntuk bulat, bahkan ada juga yang segi empat dengan memiliki banyak cabang.

Selain itu permukaan batangnya memiliki buku-bulu halus dengan presentase 10%, artinya sangat jarang ditemukan disetiap bunga melati yang kita temukan di lingkungan sekitar kita.

Batang yang dimiliki bunga melati tegolong lentur dan mudah patah sehingga mudah sekali mereka memetiknya.

Akar Bunga Melati

Bunga melati merupakan tanaman parennial  yaitu tanaman yang dapat tumbuh lebih dari setahun dan memiliki ketinggian 0,5-2 meter yang membutuhkan akar yang kuat.

Akar bunga melati memiliki 2 jenis, yaitu jenis akar tunggang dan bercabang, dimana akar ini diperkirakan dapat menopang tanaman ini hingga ketinggian kurang lebih 5 m.

Cabang yang ada di akar bunga melati dapat menyebar ke berbagai arah hingga kedalaman 40-80 cm jika dihitung dari akar yang ada di atas permukaan tanah. Yang perlu diketahui adalah akar dari bunga melati ini terbukti bisa memunculkan tunas bunga melati yang baru.

Struktur Bunga Kamboja

Bunga kamboja adalah bunga yang memiliki batang yang keras dengan ketinggian 1,5-5 meter. Daunnya tebal. Memiliki bunga berebntuk terompet ini pada umumnya memiliki mahkota berjumlah 5 helai.

Untuk struktur bunga kamboja terdiri dari dua bagian yaitu bagian sterll dan fertll.

Bagian sterll

Pada bagian sterll yerdiri dari beberapa bagian yaitu :

  • Ibu tangkai bunga (Pedunculuc) adlah aksis perbungaaan sebagai lanjutan dari batang atau cabang.
  • Tangkai bunga (edicellus) yaitu cabang terakhir yang dimana fungsinya untuk mendukung bunga.
  • Dasar bunga (receptacle) adalah bagian bunga di ujung tangkai bunga sebagai tempat bertumpunya bagian-bagian bunga yang batang.
  • Daun Pelindung (brachtea) adalah daun terakhir yang di ketiaknya tumbuh bunga.
  • Daun tangkai (brachteola) adalah daun pelindung yang letaknya dipangkal tangkai bunga.

Bagian fertill

  • Mikrosporofil yang berwujud benang sari “stamen” yang terdiri dari kepala sari “anthera” yang berisi serbuk sari “polen”, tangkai sari ” filamen” dan pendukung kepala sari.
  • Makrosporofil yang berupa daun buah “carpell” yang terdiri dari bakal biji “ovalum” dan secara kolektif membentuk putik “pistillum” yang akan menjulur ke laur dari dasar bunga tersebut.

Sekian artikel tentang “Struktur Bunga” yang diselesaikan lengkap mulai dari struktur bunga, pelengkapan persiapan bunga, strukur bunga mawar dan melati, dan fungsi bunga. Semoga Bermanfaat 🙂

 

Yakin nggak mau komen nih